Desa Wisata

PROFIL DESA WISATA DI KABUPATEN KAPUAS HULU

Kabupaten Kapuas Hulu hingga saat ini telah memiliki 2 (dua) desa wisata yang berada 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Embaloh Hulu dan Kecamatan Batang Lupar. Berikut ini profil 2 (dua) desa wisata tersebut:

 

PROFIL DESA WISATA SADAP

Desa/Kelurahan/Kampung : Dusun Sadap, Desa Manua Sadap

Kecamatan/Distrik : Embaloh Hulu

Kabupaten/Kota : Kapuas Hulu

Provinsi : Kalimantan Barat

LKM Pendamping : Pulau Burung

Nama LKM : Pulau Burung

Alamat LKM : Desa Manua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu

Ketua LKM : B. Tungku

No. Hp : 085386166398

 

1. Demografi dan Jumlah Penduduk

  • Jumlah Penduduk 163 orang
  • Jumlah Kepala Keluarga 44 KK
  • Mata Pencaharian Masyarakat: Petani (101 orang), Pedagang (3 orang), Buruh (1 orang), Swasta (3 orang), Guru (1 orang)

 

2.Potensi Pariwisata

Daya Tarik Wisata:

  • Air terjun Laboh Besar dan air terjun Laboh Kecil
  • Track Gunung Betung, track Karangan Laboh, track Munggu Kara, track Derian, dan track Gua Panjau.
  • Terdapat sekitar 695 jenis pohon yang tergolong dalam 15 marga dan suku. 50 jenis diantaranya merupakan jenis endemik borneo. Selain itu beberapa jenis flora temuan baru seperti, Neo Uvaria, Acuminatissima, Castanopsis Inermis, Lithocarpus Philipinensis, Chisocheton Caulifloris, Eugenia Spicata, dan Shorea.
  • Terdapat sekitar 301 jenis burung yang teridentifikasi, tergolong dalam 151 marga dan 36 suku. Kelompok mamalia terinventarisir sebanyak 48 jenis, kelompok primata ditemukan sebanyak 8 jenis, dan terdapat salah satu jenis ikan konsumsi dengan nilai cukup mahal yaitu ikan Semah (Tor Tambroides).

Seni Budaya:

  • Rumah betang
  • Musik dan tarian tradisional , upacara adat suku Dayak Iban
  • Seni ukir dan tenun ikat

 

3.Jumlah Usaha Terkait Dengan Pariwisata Yang Dikembangkan Masyarakat:

  • Hotel/Penginapan/Homestay : Homestay tunggal (1 unit), Homestay rumah betang (2 unit)
  • Transportasi/Angkutan : Speedboat dan sepeda motor yang dikelola oleh masyarakat lokal
  • Industri Kerajinan : Kerajinan manik dan tenun ikat

 

PROFIL DESA WISATA MELEMBA

Desa/Kelurahan/Kampung : Dusun Meliau, Desa Melemba

Kecamatan/Distrik : Batang Lupar

Kabupaten/Kota : Kapuas Hulu

Provinsi : Kalimantan Barat

LKM Pendamping : Kaban Mayas

Nama LKM : Kaban Mayas

Alamat LKM : Desa Melemba, Kecamatan Batang Lupar

Ketua LKM : Sodik Asmoro

No. Hp : 085750111370

 

1.Demografi dan Jumlah Penduduk

  • Jumlah Penduduk 368 orang
  • Jumlah Kepala Keluarga 108 KK
  • Mata Pencaharian Masyarakat: Nelayan (170 orang), Petani (198  orang), Pedagang (2 orang)

 

2.Potensi Pariwisata

Daya Tarik Wisata:

  • Orang utan dan habitat hutan hujan tropis lahan basah.
  • 8 (delapan) danau lindung yang memiliki keindahan landscap dan flora fauna yang khas lahan basah serta karakteristik floranya.
  • Jalur tracking (jungle tracking) yang menghubungkan 2 (dua) dusun yang memiliki karakteristik yang berbeda (melayu dan dayak).
  • Sport fishing pada bulan Juli-September.
  • Wildlife watching (burung migran, burung endemik seperti enggang, storm stock, pecuk ular, raja udang serta mamalia besar di kawasan hutan dipterocarp daratan rendah.

Seni Budaya:

  • Gawai dayak Iban setiap bulan Juni.
  • Penyambutan tahun baru secara adat dan budaya dayak Iban.
  • Ritual perladangan dimulai setiap bulan Juli-Agustus.
  • Seni dan motif tenun ikat khas dayak Iban.

Lainnya:

  • Pusat penelitian air tawar.
  • Pusat penelitian orang utan di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.

 

3.Jumlah Usaha Terkait Dengan Pariwisata Yang Dikembangkan Masyarakat:

  • Hotel/Penginapan/Homestay :2 (dua) unit di rumah betang khas dayak Iban, namun masih diperlukan sarana dasar di homestay seperti unit basic sanitary dan pengembangan sumber daya manusia pengelola homestay.
  • Transportasi/Angkutan :Sudah terbentuk kelompok transportasi yang terdiri dari 33 orang.
  • Industri Kerajinan :Sudah terbentuk kelompok kerajinan dan sanggar untuk penyediaan cinderamata, namun masih terkendala dengan pemasaran, dari sisi produk sudah memiliki nilai kompetitif.

 

4.Sarana dan Prasarana Pendukung Kepariwisataan Di Desa/Kelurahan/Kampung:

  • Peta potensi pariwisata sudah tersedia
  • Kelompok pengelola ekowisata sudah terbentuk sejak tahun 2009
  • Draft internal control system dalam pengelola ekowisata sudah tersedia
  • Jalur tracking dan jalur atraksi sudah tersedia

 

5.Program Yang Telah Dilaksanakan Dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Di Desa Baik Oleh Pemerintah, Pihak Swasta, Maupun Swadaya Masyarakat:

  • Pelatihan pengelolaan destinasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu bekerjasama dengan Yayasan WWF Indonesia dan Yayasan Pendidikan dan Konservasi Alam.
  • Pelatihan SKKNI pemandu ekowisata diselenggarakan oleh WWF Indonesia dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu.
  • Identifikasi potensi dan atraksi.
  • Perumusan produk ekowisata
  • Perumusan aturan main (peran, fungsi, dan tanggung jawab)